Saturday, May 19, 2012

Cara Mencuci Sepeda


Bersepeda akan terasa nyaman jika sepeda yang kita kendarai selalu dalam kondisi bagus dan terawat, bagaimana MTB agar selalu dalam performa terbaik ?. Salah satu cara adalah dengan selalu mencucinya ketika kotor. Mencuci sepeda gunung akan membuat sepeda bersih dari kotoran yang mengganggu kinerja dan performa optimal sepeda gunung kita.
Berikut merupakan Tips dan Trik untuk merawat sepeda gunung dengan cara mencuci sepeda MTB dengan benar, tips dan trik ini memberikan teknik membersihkan MTB mulai dari sadel hingga sistem pengereman. Keseluruhan proses dapat di lakukan tidak kurang dari 35 – 40 menit. 


Berikut langkah-langkah mencuci sepeda MTB dengan baik dan benar :

1. Melepaskan aksesoris
 Lepas semua aksesoris yang berada di handle bar (stang), Jika anda menggunakan V brake, lepaskan kabel penghubungnya dengan menekan kedua sisi calipers. Teknik melepas kabel V brakes ini berlaku juga jika anda menggunakan V brakes pada roda belakang.

2. Putar balik
Putar balik sepeda anda, untuk menghidari lecet pada sadel dan grips kita dapat memakai alas yang tidak terlalu keras dan empuk misal kita dapat menggunakan matras dengan ketebalan 5mm. Cara membalik sepeda dengan benar adalah anda berdiri di samping sepeda pegang bagian suspensi depan (down tube) dan satu tangan memegang seat pos (dudukan sadel). Kemudian putar secara perlahan hingga sepeda terbalik.

3. Melepas roda depan dan belakang
Buka pengencang as roda depan dengan membukan klip pengunci jika ada, jika sepeda anda tidak menggunakan klip, anda harus menggunakan kunci pas sesuai dengan ukuran baut yang di gunakan sebagai pengunci as roda depan.
Untuk melepas roda belakang, lepas pengencang as roda belakang, tarik kebelakang sistem pemindah gigi (RD) rear derailleur secukupnya sehingga roda belakang bisa di tarik keatas dan terlepas.

4. Membersikan rantai
  1. Lepas rantai menggunakan chain cutter.
  2. masukkan rantai ke botol plastik yang telah diisi dengan minyak tanah (bensin juga boleh) setinggi 3-5cm. kocok-kocok botol, biarkan minyak tanah atau bensin dalam botol merontokkan kotoran yang melekat pada rantai sepeda.
  3. keluarkan, dan lap rantai dengan kain kering, (sebelum memasang rantai, pastikan anda juga membersihkan cassetenya) dan pasang kembali rantai pada sepeda.

5. Bersihkan bagian bawah frame
Gunakan kain dan air sabun. Lap secara merata ke seluruh bagian frame, stang depan, bagian atas, dan belakang. Jangan lupa membersihkan kabel pemindah gigi dan penarik rem.

6. Membersikan  Roda
Gunakan lap kain dan air sabun roda depan dan belakang, anda dapat menggunakan cairan pembersih kotoran jika ada kotoran yang susah di buang. Bersihkan kotoran pada as roda, hub dan keseluruhan roda termasuk jari-jari roda. Jika anda menggunakan cakram pada roda anda cukup sikat dengan teliti di semua bagian cakram.

7. Mengecek Sistem Roda
Pasang kembali roda depan dan belakang, pastikan klip pengenceng roda terpasang dengan baik dan dapat mengunci roda dengan sempurna. Mungkin kita akan menemui sedikit kesulitan untuk memasang kembali roda belakang, tipsnya masukan gear belakang di antara mata rantai dan tekan kebawah sehingga dapat masuk ke dudukan roda belakang dengan sempurna, lakukan dengan hati-hati. Setelah semua roda terpasang cek putaran roda baik depan dan belakang. Amati dengan seksama apakah goyang atau tidak, jika goyang kemungkinan besar jari-jari roda perlu dipasang ulang. Anda dapat memperbaikinya sendiri dengan menggunakan kunci jari-jari roda atau membawanya ke bengkel sepeda.

8. Cek Sistem pengereman
Rem merupakan salah satu bagian penting pada sepeda. jika tidak dapat berfungsi dengan baik, keselamatan kita akan menjadi taruhannya. Untuk mengecek rem roda depan berdirilah di depan sepeda anda dan tekan rem roda depan, kemudian tarik sepeda kedepan jika frame dan roda belakang terangkat berarti rem roda depan masih berfungsi dengan baik, jika tidak segera ganti kampas rem depan dengan yang masih bagus. Untuk rem roda belakang, berdirilah di depan sepeda anda dan tekan rem belakang, jika roda depan terangkat diantara sela kaki anda kemungkinan rem belakang masih berfungsi dengan baik, jika tidak segera cek dan ganti kampas rem dengan yang baru. Kedua tips untuk pengecekan sistem pengereman tersebut dapat di terapkan baik rem dengan V brake atau dengan Disc brake. Cek semua setelan kabel atau minyak rem (hydraulic sistem).

9. Pelumas
Tip untuk melumasi bagian-bagian penting sepeda gunung anda adalah bagian rantai, shifter, sistem pengerak roda depan dan belakang (FD-RD), cassette sprocket dan pedal.
Gunakan pelumas yang bagus jangan menggunakan oli bekas, gunakan cairan pelumas yang khusus untuk rantai (chain lube).

Teknik Berpindah Gigi Pada Sepeda


Sebagian besar pesepeda pasti sudah mengerti hal mendasar tentang teknik perpindahan gigi sepeda, namun apakah praktiknya  sudah pas, nyaman dan mampu mengantarkan pada aktivitas sepeda yang aman ?. Bila berkendara di jalan raya yang relatif datar, kapan pun kita bisa melakukan pemindahan gigi dengan mudah. Namun, akan berbeda kondisi ketika kita bersepeda di jalur off-road.
Teknik pemindahan gigi selama berkendara di trek off-road, memiliki trik tersendiri. Silahkan simak baik-baik TEKNIK PERPINDAHAN GIGI berikut.

·  Ketika menghadapi jalur menanjak atau mulai mendaki, usahakan kita memindahkan rantai ke gigi ringan, baik sebelum atau baru memasuki medan menanjak dengan mempercepat putaran pedal. Bila terlambat memindahkan gigi ke gigi paling ringan, turunkan satu persatu gigi belakang tanpa melepas power pada pedal. Bila terlambat, kecepatan sepeda langsung menurun dan sepeda menjadi lebih berat di kayuh, ujung-ujungnya yang sering terjadi, orangnya turun dan sepedanya dituntun.

·      Usahakan tidak memindahkan gigi terlalu cepat ketika power pedal sedang dalam tekanan penuh. Karena ini memungkinan rantai slip, bahkan bila rantai dipaksakan pada posisi gigi paling berat di medan menanjak dapat mengakibatkan rantai putus. sangat berbahaya.

·             Ketika melewati turunan, usahakan posisi gigi belakang pada titik tengah dan gunakan posisi ring tengah pada gigi depan. Jaga posisi gigi dengan power pedal agar tidak terasa loss. Tetapi tidak memasang posisi gigi pada tingkat teringan. Karena membuat tiang RD menjulur kebawah. Resiko RD miring / patah bila membentur di jalanan yang menurun kadang bisa terjadi, selain itu kayuhan kita juga menjadi kurang berarti..


Cara Membersihkan Rantai Sepeda



Mungkin ini tips yang mudah. Namun, kita sering melupakanya. jadi, karena lupa, waktu bersepeda diakhir pekan, ketika dikayuh sepeda anda mengeluarkan bunyi ‘cit-cit’ atau ‘kretek-kretek’. Itu tandanya rantai mulai kering dan berkarat, atau kotor. Dan hati-hati, jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, rantai bisa ‘getas’ dan kalau putus di tengah jalan.

Jadi, simaklah baik-baik berikut ini.

Teknik Membersihkan Rantai Sepeda yang pertama. Dan inilah yang harus kita lakukan.
  1. Semprot rantai dengan chain cleaner, tujuannya adalah untuk ‘merontokkan’ bekas pelumas lama yang telah bercampur dengan debu dan pasir sehingga membuat rantai kotor. Nah di sinilah fungsi chain cleaner. Ada sebagian pesepeda yang berpendapat jauhi chain cleaner untuk membersihkan rantai karena ini yang bikin rantai kering. sebetulnya penggunaan chain cleaner tidak masalah jika langkah berikutnya kita lakukan. Setelah didiamkan 2 - 3 menit, semprot dengan kucuran air, sikat sampai bersih dan terlihat mengkilat. Selain menggunakan chain cleaner pada rantai, bagian cassete juga memerlukan larutan ini. Setelah semprotan air kita lakukan, kemudian lap menggunakan kain kering sampai kering.

  2. Tahap terakhir adalah semprot rantai dan cassete dengan chain lube. Pelumas khusus rantai lebih dianjurkan karena pelumas jenis ini akan meninggalkan lapisan tipis silicon, tidak menjadi kering dan kesat setelah waktu yang lama. Tidak dianjurkan menggunakan pelumas dengan kandungan wax karena sifatnya yang nampak kering/tidak basah yang justru mengundang debu cepat menempel pada rantai.
Cara Membersihkan Rantai di atas cukup simpel bukan ?. Namun demikian, ada lagi lho yang lebih praktis lagi. Teknik kedua ini bisa digunakan karena teknik sebelumnya perlu waktu banyak untuk membersihkan kotoran di sela-sela pin rantai sepeda. Oleh sebab itu, Yuk kita simak Tips Membersihkan Rantai Sepeda kedua berikut ini.
  1. Lepas rantai menggunakan chain cutter.
  2. masukkan rantai ke wadah plastik yang telah diisi dengan bensin setinggi 3-5cm. aduk-aduk dengan tangan agar melekat dengan rantai dengan sempurna biarkan beberapa saat agar bensin dalam wadah merontokkan kotoran yang melekat pada rantai sepeda.
  3. keluarkan, dan lap rantai dengan kain kering, (sebelum memasang rantai, pastikan anda juga membersihkan cassetenya) dan pasang kembali rantai pada sepeda.

    Sangat simpel bukan ?. Semoga artikel ini bermanfaat, karena dianjurkan untuk ditiru.

Thursday, May 3, 2012

FOLDING BIKE




folding bike, atau sepeda lipat juga termasuk populer di kalangan penggendara sepeda. tapi, tahukah Anda apa itu sepeda lipat sebenarnya ? simak baik-baik berikut ini.

Sepeda lipat merupakan sepeda yang dirancang agar bisa dilipat ke dalam bentuk yang kompak. Ketika dilipat, sepeda ini menjadi sangat mudah untuk dibawa kemana saja atau disimpan. Mekanisme lipatnya pun beragam, mulai dari yang menawarkan kombinasi kecepatan melipat, kemudahan melipat, kekompakan, berat, ketahanan dan harga.  

< This picture is POLYGON URBANO 5.0



Makin rumit mekanisme lipatnya, struktur yang diperlukan pun makin rumit, butuh banyak onderdil. Seli bisa lebih mahal dibanding sepeda biasa. sepeda lipat diperuntukkan bagi komuter yang menekankan kenyamanan dan kemudahan. Dibanding sepeda konvensional, sepeda lipat memiliki ruang penyesuaian yang lebih lebar.

Basis roda sepeda lipat sendiri serupa sepeda biasa. Beberapa manufaktur memproduksi seli yang dirancang dengan sistem lipat yang memungkinkannya memakai roda 26” seperti pada Montague Corp. Sepeda-sepeda yang ukurannya lebih kecil dari sepeda Brompton sering disebut sepeda portabel.

Terdapat tiga cara melipat seli. Yakni, lipat setengah, lipat segitiga, dan campuran antara lipat dan bongkar. Mengabaikan cara lipatnya, sepedqa lipat mudah dibawa dan disimpan. Sepeda lipat sangat cocok untuk komuter perkotaan. Terlebih mereka yang tinggal di apartemen, sepeda lipat  merupakan pilihan paling sempurna.

Banyak pihak yang mengklaim sebagai penemu sepeda lipat. Nyatanya, sepeda lipat sudah ada sejak lama. Seperti apa ?

Sepeda lipat tak akan muncul jika sepeda tak diciptakan. Ahli sejarah mungkin tak akan pernah bisa mengidentifikasi kapan sepeda diciptakan. Beberapa orang berpendapat, Leonardo Da Vinci menciptakan sepeda berdasarkan rancangan yang ditemukan di Codex Atlanticus. Meski rancangan ini dinyatakan palsu, Da Vinci masih disebut sebagai pencipta sepeda.


Sebelumnya, terdapat beberapa ‘pra-sepeda’ yang diciptakan sebelum sepeda muncul. Pra sepeda pertama adalah ‘celerifere’ yang dikembangkan oleh orang Prancis bernama Mede de Sivrac pada 1790. Pra sepeda ini terdiri dari dua roda yang terhubung oleh besi yang dirancang seperti kuda atau singa.

 << this picture (tapi sepertinya itu buaya ya, bukan singa atau kuda, hehe)


Tak ada mekanisme menyetir atau pedal pada Pra sepeda yang digunakan untuk menghibur bangsawan ini. Pada 1818, Baron Karl Von Drais dari Jerman menunjukkan ‘Draisienne’ di Paris namun Pra sepeda ini masih tak memiliki pedal. Pada 1860, Ernest Michaux dan adiknya Piere menambahkan pedal pada roda depan dan menyebutnya ‘Velocipede’.

 << this picture (sepertinya naiknya susah ya, terus juga mudah jatuh)

Pada 1885 saat teknologi sepeda di Inggris maju, ‘sepeda biasa’ pun muncul. Terdapat persaingan mengakui sepeda lipat dan semuanya mendokumentasikannya dengan sangat meyakinkan. Terdapat beberapa dokumen hak paten yang merujuk pada ‘tricycle’ dari 1880 dari perusahaan Bayliss Thomas di Inggris dan Pope Manufacturing Company di Amerika Serikat (AS).

Pria Inggris William Grout diyakini sebagai penemu sepeda lipat  di 1878 namun kemudian temuannya berupa roda depan lipat dan rangka yang bisa dibongkar membuatnya lebih dikenal sebagai sepeda ‘portabel’. Pada 1980, dua peristiwa signifikan sejarah sepeda lipat terjadi. Pertama, Andrew Ritchie mulai memproduksi sepeda lipat Brompton di 1981.

Kemudian di 1982, Dr David Hon mulai memproduksi sepeda lipat Dahon pertama. Kedua merek ini sangat terkenal hingga kini. Dahon sendiri menjadi pembuat sepeda lipat terbesar dunia dengan penguasaan pasar 60%. Sepeda lipat pertama Hon disebut ‘Da Bike’. Seiring waktu, popularitas sepeda lipat makin dikenal terutama di Eropa, Asia dan kota besar AS.

Saat ini terdapat lebih dari 100 pembuat sepeda lipat dan jumlahnya terus bertambah. Kesimpulannya, sejarah sepeda lipat relatif nyata dan tak sepenuhnya komprehensif karena akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. 
keren kan ?, nanti kita juga harus bikin "sepeda terbang" ya, he he he..



HYBRID BIKE


Saya kenal sepeda hybrid ini pada saat berkunjung ke Rodalink Depok. Ada satu sepeda kok rasanya eye catching banget, dan ternyata itu adalah Polygon HEIST 5.0. lalu mulailah saya bertanya-tanya, dan diberitahukan kalau itu termasuk golongan hybrid dengan rancangan yang enak buat jalan di mana pun asal masih di kota. Tapi saya mulai sangsi, "apa bedanya dengan MTB ?. Sedekat mata memandang kok tidak beda sama MTB biasa". frame sama, persneling sama, rem sama, hanya bannya saja lebih kecil.

Menurut penjelasan yang saya dapat, sepeda Hybrid adalah kombinasi antara rangka (frame) sepeda balap dengan sepeda gunung. Stang menggunakan flat-bar, ban ukuran 27" (700). Ciri lain adalah sudut head tube relatif tegak. Sudut kemiringan pipa top tube agak sedikit menurun. Panjang pipa chainstay lebih panjang dibanding rangka sepeda balap

Lalu, apa efeknya ?

Roda nya yang kecil membuat mengendarai di jalan lebih lancar, frame MTBnya membuat kita lebih nyaman ketika mengendarai. Hal yang berbeda lagi, ukuran crank sepeda Hybrid yang dia pakai adalah DEORE HollowTech II yang ukurannya lebih besar daripada MTB biasa.

Dan pada akhirnyapun saya pilih Polygon HEIST 5.0.

Pengalaman menggunakan HEIST 5.0.

Hari pertama saya coba sepedanya, serasa melayang di udara ! dikendarainya pun empuk dan ringan. langsung saja saya menuju ke Universitas Indonesia. keliling disana segar sekali, sudah sepedanya nyaman, tempatnya pun bersih dan teduh, makin nikmat saja bersepeda. 

Setelah kira-kira 5 jam keliling UI, dapatlah saya 8 putaran. saya pikir, keliling UI itu cuma 3 - 4 KM, tapi ternyata ketika saya tanya, muterin UI itu jaraknya 20 KM !, apa ?? 20 KM ??  ya, 20 Km. itu artinya, saya keliling UI sudah 160 KM ??. hening. pantes aja sudah serasa mau pingsan (sambil keluar busa lewat mulut).

Tapi sayang, karena jalanan becek, sepedapun kotor. Dan akhirnya setelah beberapa menit beristirahat, saya pulang ke rumah  langsung saya cuci sepedanya karena kalau kotoran (tanah)nya sudah kering, akan susah di bersihkan.

Bagaimana ?, penasaran dengan HEIST 5.0 saya ?? lihat Disini yaa..